Tugas Pendahuluan 2 Modul 2
2. Buat program untuk mikrokontroler STM32 NUCLEO-G474RE di software STM32 CubeIDE.
3. Salin program main.c dan main.h dari stm32cubeide ke wokwi
4. Setelah program selesai di upload, jalankan simulasi rangkaian pada wokwi.
Program ini berfungsi sebagai sistem jemuran otomatis yang memanfaatkan sensor cahaya (LDR) dan motor servo yang dikendalikan oleh mikrokontroler STM32. Cara kerjanya dimulai ketika sistem dijalankan, di mana mikrokontroler melakukan inisialisasi terhadap sistem clock, GPIO, ADC, serta timer PWM yang digunakan untuk mengontrol servo. Sensor LDR yang terhubung pada pin analog (PA0) akan membaca intensitas cahaya lingkungan, kemudian nilai analog tersebut dikonversi menjadi data digital melalui ADC dengan resolusi 12-bit.
Nilai hasil pembacaan cahaya selanjutnya dibandingkan dengan nilai ambang batas yang telah ditentukan (misalnya 2300) untuk membedakan kondisi terang dan gelap. Pada bagian utama program, sistem secara terus-menerus melakukan pembacaan nilai cahaya. Jika nilai yang terbaca lebih kecil dari ambang batas, yang menunjukkan kondisi gelap, maka servo akan digerakkan ke posisi tertentu (sekitar 1200 µs) sehingga jemuran masuk atau tertutup. Sebaliknya, jika nilai cahaya lebih besar dari ambang batas, yang menandakan kondisi terang, servo akan bergerak ke posisi lain (sekitar 1800 µs) sehingga jemuran keluar atau terbuka.
Pengaturan posisi servo dilakukan menggunakan sinyal PWM dari Timer 3 dengan periode sekitar 20 ms (50 Hz), yang merupakan standar pengendalian motor servo. Proses ini dijalankan secara berulang dengan jeda waktu singkat, sehingga sistem dapat merespons perubahan intensitas cahaya secara cepat dan bekerja secara otomatis tanpa kondisi perantara.
4. Flowchart dan Listing Program [back]
