Laporan Akhir 1 Modul 2
2. Buat program untuk mikrokontroler STM32F103C8 di software STM32 CubeIDE.
3. Compile program dalam format hex, lalu upload ke dalam mikrokontroler.
4. Setelah program selesai di upload, jalankan simulasi rangkaian pada proteus.
Rangkaian ini bekerja dengan memanfaatkan sensor suhu LM35 yang menghasilkan tegangan analog sesuai suhu ruangan. Tegangan tersebut kemudian dibaca oleh mikrokontroler STM32 melalui ADC dan diubah menjadi data digital. Nilai digital ini selanjutnya dikonversi menjadi tegangan dengan referensi 3,3 V, lalu dihitung untuk mendapatkan suhu dalam satuan derajat Celsius. Jika suhu kurang dari 27°C, kipas tidak diaktifkan. Namun, ketika suhu mencapai atau melebihi 27°C, mikrokontroler akan mengatur arah putaran motor melalui pin GPIO serta mengendalikan kecepatan kipas menggunakan sinyal PWM dari TIM1.
Pada rangkaian ini, push button berfungsi sebagai interrupt untuk mengubah status sistem melalui variabel system_on. Saat sistem dalam kondisi aktif, kipas akan beroperasi mengikuti suhu yang terdeteksi: pada rentang 27°C hingga 35°C, duty cycle PWM disesuaikan berdasarkan perhitungan program, sedangkan pada suhu 35°C atau lebih, duty cycle diatur pada nilai tetap tertentu. Jika tombol ditekan hingga sistem menjadi nonaktif, motor driver akan dimatikan dan sinyal PWM diatur ke nol sehingga kipas berhenti beroperasi.
1. Download HTML [disini]
2. Download Rangkaian [disini]
3. Download Vidio Rangkaian [disini]
4. Download Datasheet Sensor:
- datasheet Sensor Infrared [disini]
5. Download library Komponen:
- library Sensor Infrared [disini]
6. Download datasheet Relay [disini]
7. Download datasheet Motor [disini]
8. Download datasheet Led [disini]
9. Download listing program [disini]
10. Download data sheet [disini][KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA][KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA][KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA][Kembali]



Comments
Post a Comment